Niat Memandikan Jenazah

نَوَيْتُ الْغُسْلَ اَدَاءً عَنْ هذِهِ الْمَيِّتَ ِللهِ تَعَالَى

NAWAITUL GHUSLA ADAA'AN 'AN HAADZIHIL MAYYITATI LILLAAHI TA'AALA

Artinya :
Saya niat memandikan untuk memenuhi kewajiban dari mayit (perempuan) ini karena Allah Ta'ala

Niat Sholat Jum'at Tulisan Arab dan Latin yang benar.

Niat Sholat Jum'at Tulisan Arab dan Latin yang benar-malam ini adalah malam kamis,dimana hati sangat merindukan sekali akan hari jum'at, entah kenapa jikalau sudah hari jum'at hati yang tadinya galau seakan-akan kegalauan ini sirna tak berbekas, yang ada hanyalah kebahagiaan,saya sangat yakin karena janji Alloh bahwa hari jum'at adalah rajanya hari. Untuk itu saya ber-inisiatif untuk memposting tentang niat sholat jum'at dan semoga postingan ini akan menghasilkan manfaat bagi siapa saja yang akan melaksanakan Sholat Jum'at.


Begini bacaan niat shalat jumat untuk ma'mum, dalam tulisan dan bahasa Arab :

اُصَلِّيْ فَرْضَ الجُمْعَةِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ اْلقِبْلَةِ اَدَاءً مَاْمُوْمًا لِلَّهِ تَعَالَى

Ushollii fardlol jum'ati rak'ataini mustaqbilal qiblati adaa-an ma-muuman lillaahi ta'aala.

Artinya : Aku niat melakukan shalat jum'at 2 rakaat, sambil menghadap qiblat, saat ini, menjadi mamum, karena Allah ta'ala.

Sedangkan bacaan niat shalat jumat untuk imam adalah :

اُصَلِّيْ فَرْضَ الجُمْعَةِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ اْلقِبْلَةِ اَدَاءً امَامًا لِلَّهِ تَعَالَى

Usholli fardlol jum'ati rak'ataini mustaqbilal qiblati adaa-an imaaman lillaahi ta'aala.

Artinya : Aku niat melakukan shalat jum'at 2 rakaat, sambil menghadap qiblat, saat ini, menjadi mamum, karena Allah ta'ala.


Itulah tadi Bacaan niat Sholat Jum'at, Semoga bermanfaat.

Mungkin anda ingin membaca :
Niat Sholat Tahajud
Niat Sholat Duha

Tata Cara Dan Niat Berwudhu

Tata Cara Dan Niat Berwudhu -wudhu merupakan salah satu syarat bagi syahnya ibadah sholat.Tidak syah sholat jikalau tidak suci dari hadast, baik hadas kecil maupun hadast besar.Dan wudhu tidak akan syah jikalau tanpa berniat. Jadi artikel kali ini saya akan membahas tentang Niat Berwudhu supaya ibadah kita menjadi syah dan tidak sia sia.

Penting sekali manusia memperhatikan wudunya, karna percuma saja cape cape melaksanakan ibadah sholat tapi wudhunya tidak syah sungguh perbuatan yang tidak ada gunanya, dan Alloh tidak akan menerima orang yang sholat jikalau orang tersebut ada dalam keadaan tidak suci dari hadast.


Berwudhu ini adalah wajib dilaksanakan. setiap orang muslim baik laki-laki maupun perempuan yangakan mengerjakan sholat, karena wudhu ini adalah merupakan syarat sahnya shalat. Disamping wudhu, kita juga perlu memperhatikan hal-hal yang wajib dalam wudhu, sunnah-sunnah dalam wudhu, hal-hal yang makruh dalam wudhu dan hal-hal yang membatalkan wudhu.bagaimana tata cara wudhu, apa saja bacaan atau doa sebelum wudhu dan doa sesudah wudhu.

Berikut ini adalah ulasan singkat tentang tata cara wudhu berserta doa berwudhu baik sebelum dan doa sesudah wudhu. Adapun tata cara dan urutan mengerjakan wudhu adalah sebagai berikut :

 Membacakalimat :
1. basmallah yaitu Bismillahirrohmanirrohim sambil mencuci kedua belah tangan sampai dengan pergelangan tangan hingga bersih. 
2.berkumur-kumur tiga kali sambil membersihkan gigi.
3. mencuci lubang hidung tiga kali Setelah mencuci lubang hidung, 
4.mencuci muka tiga kali mulai dari tempat dimana tumbuhnya rambut kepala hingga bawah dagu dan dari telinga kanan ke telinga kiri sambil membaca doa niat wudhu yaitu sebagaiberikut :

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺍﻟْﻮُﺿُﻮْﺀَ ﻟِﺮَﻓْﻌِﻞْ ﺍﻟْﺤَﺪَﺙِ ﺍﻟْﺎَﺻْﻐَﺮِ ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟِﻠَّﻪِ ﺗَﻌَﺎ ﻟَﻰ

Nawaitul wudluu-a liraf’il hadatsil ashghari fardlan lillaahi ta’aala.

Artinya : Aku niat berwudhu untuk menghilangkan hadats kecil fardhu karena Allah.

5. mencuci kedua belah tangan hingga sampai pada siku-siku tangan dalam tiga kali.
6. menyapu sebagian rambut kepala tiga kali.
7. menyapu kedua belah telinga tiga kali.Dan
8. mencuci kedua belah kaki tiga kali dari/sampai mata kaki.

Itulah rangkaian urutan cara wudhu.Dalam melaksanakan pekerjaan-pekerjaan urutan tata cara wudhu diatas, wajib dikerjakan dengan berturut-turut yang artinya yang harus dahulu maka didahulukan dan yang harus akhir maka di akhirkan seperti urutan tata cara wudhu di atas]

Berikut ini adalah gambar-gambar ilustrasi tata cara wudhu yang sudahruntut/berurutan.




Setelah urutan tata cara di atas selesai, maka di akhiri dengan membaca bacaan doa setelah wudhu yaitu sebagai berikut :

ﺍَﺷْﻬَﺪُ ﺍَﻥْ ﻟَﺎﺍِﻟﻪ ﺍﻟّﺎ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﺣﺪﻩ ﻻﺷﺮﻳﻚ ﻟﻪ ﻭﺍﺷﻬﺪ ﺍﻥ ﻣﺤﻤّﺪ ﻋﺒﺪﻩ ﻭﺭﺳﻮﻝ . ﺍﻟﻠّﻬﻢّ ﺍﺟﻌﻠﻨﻰ ﻣﻦ ﺍﻟﺘّﻮّﺍﺑﻴﻦ ﻭﺍﺟﻌﻠﻨﻰ ﻣﻦ ﺍﻟﻤﺘﻄﻬّﺮﻳﻦ ﻭﺍﺟﻌﻠﻨﻰ ﻣﻦ ﻋﺒﺎﺩﻙ ﺍﻟﺼّﺎﻟﺤﻴﻦ

Niat Puasa Asyuro bulan Muharram

Niat Puasa Asyuro bulan Muharram-Muharram adalah bulan pertama dalam kalender Islam hijriah. Dalam bulan ini ada juga hari-hari yang disunnahkan puasa. Yang paling terkenal adalah puasa Tasu'a dan 'Asyura yang masing-masing dilaksanakan pada tanggal 9 dan 10 Muharram.

DALIL DASAR HUKUM PUASA MUHARRAM

- Bulan Muharram termasuk salah satu dari bulan yang 4 (empat) yang disebut dalam Surah: At-Taubah, Ayat: 36:

فَلا تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنْفُسَكُمْ

Artinya: Maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu.

- Hadits shohih riwayat Muslim

أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَهْرُ اللَّهِ الْمُحَرَّمُ وَأَفْضَلُ الصَّلَاةِ بَعْدَ الْفَرِيضَةِ صَلَاةُ اللَّيْلِ
Artinya: Puasa yang paling utama sesudah puasa Ramadhan adalah puasa pada Syahrullah (bulan Allah) Muharram. Sedangkan sholat malam merupakan sholat yang paling utama sesudah sholat fardhu.

- Hadits shohih riwayat Muslim. Nabi menganjurkan untuk puasa 'Asyura:

وَصِيَامُ يَوْمِ عَاشُورَاءَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ
Artinya: Puasa hari ‘Asyura, sungguh aku berharap kepada Allah agar menghapuskan dosa setahun yang telah lalu.

- Hadits shohih riwayat Bukhori Muslim (muttafaq 'alaih) dari Ibnu Abbas tentang sunnahnya puasa hari 'Asyura (hari ke-10) bulan Muharram:

مَا رَأَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَتَحَرَّى صِيَامَ يَوْمٍ فَضَّلَهُ عَلَى غَيْرِهِ إِلَّا هَذَا الْيَوْمَ يَوْمَ عَاشُورَاءَ وَهَذَا الشَّهْرَ يَعْنِي شَهْرَ رَمَضَانَ

Artinya: Aku tidak penah melihat Nabi Shollallaahu ‘Alaihi Wa Sallam bersemangat puasa pada suatu hari yang lebih beliau utamakan atas selainnya, kecuali pada hari ini, yaitu hari ‘Asyura dan pada satu bulan ini, yakni bulan Ramadhan.

- Hadits shohih riwayat Bukhori dari Ibnu Abbas.

قَدِمَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمَدِينَةَ فَرَأَى الْيَهُودَ تَصُومُ يَوْمَ عَاشُورَاءَ فَقَالَ مَا هَذَا ؟ قَالُوا : هَذَا يَوْمٌ صَالِحٌ ، هَذَا يَوْمٌ نَجَّى اللَّهُ بَنِي إِسْرَائِيلَ مِنْ عَدُوِّهِمْ فَصَامَهُ مُوسَى، قَالَ فَأَنَا أَحَقُّ بِمُوسَى مِنْكُمْ فَصَامَهُ وَأَمَرَ بِصِيَامِهِ

Artinya: Apabila Rosulullah Shollallahu 'Alaihi Wa Sallam tiba di Madinah maka beliau S.A.W, telah melihat orang yahudi berpuasa pada hari kesepuluh (Muharram) maka beliau S.A.W, bertanya: Apakah ini?. Maka jawab mereka : Ini merupakan hari yang baik, dimana pada hari inilah Allah SWT menyelamatkan bani Israil daripada musuh mereka, maka nabi Musa A.S, berpuasa pada hari ini. Maka sabda beliau S.A.W: Maka aku lebih layak dengan nabi Musa A.S, daripada kamu maka beliau S.A.W, berpuasa pada hari ini. Dan beliau S.A.W, menyuruh untuk berpuasa pada hari ini

- Hadits shohih riwayat Muslim.

ثَلَاثٌ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ ، وَرَمَضَانُ إِلَى رَمَضَانَ ، فَهَذَا صِيَامُ الدَّهْرِ كُلِّهِ ، صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ ، وَالسَّنَةَ الَّتِي بَعْدَهُ ، وَصِيَامُ يَوْمِ عَاشُورَاءَ ، أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ

Artinya: Puasa 3 dari setiap bulan sejak dari Ramadhan ke Ramadhan berikutnya dianggap berpuasa setahun penuh. Sedangkan puasa hari Arafah pahalanya di sisi Allah akan menghapuskan dosa setahun sebelumnya dan setahun sesudahnya. Adapun puasa hari 'Asyura, pahalanya di sisi Allah dapat menghapuskan dosa setahun sebelumnya.

- Hadits shohih riwayat Tirmidzi tentang sunnahnya puasa 'Asyura dari Ibnu Abbas:

أمر رسول الله صلى الله عليه وسلم بصوم عاشوراء يوم العاشر

Artinya: Rosulullah Shollallahu 'Alaihi Wa Sallam menyuruh berpuasa 'Asyura pada hari ke-10 (bulan Muharram).

- Hadits shohih riwayat Muslim tentang sunnahnya puasa Tasu'a (hari ke-9) pada bulan Muharram.
Nabi S.A.W, bersabda: لَئِنْ عِشْتُ إلَى قَابِلٍ لاَصُومَنَّ التَّاسِعَ
Artinya: Jika saya masih hidup di tahun depan, pasti akan berpuasa pada hari kesembilan.

HUKUM PUASA BULAN MUHARRAM

Dari dalil-dalil Qur'an dan Hadits di atas, maka ulama mengambil kesimpulan, bahwa berpuasa pada bulan Muharram adalah sunnah: mendapat pahala apabila melakukan, dan tidak berdosa apabila tidak melaksanakannya.

HUKUM PUASA TASU'A (HARI KE-9) MUHARRAM

Berpuasa pada hari Tasu'a atau hari ke-9 (sembilan) bulan Muharram juga sunnah berdasarkan keumuman hadits sunnahnya berpuasa bulan Muharram. Menurut Imam Nawawi itu bertujuan untuk membedakan diri seorang muslim dengan umat Yahudi yang hanya berpuasa pada hari 'Asyura saja.

HUKUM PUASA 'ASYURA (HARI KE-10) MUHARRAM

'Asyura adalah hari ke-10 pada bulan Muharram. Ini berdasar pada pendapat At-Taibi dalam Tuhfadzul Ahwadzi (III/379), dan pendapat Az-Zain bin Al-Munir dalam Tuhfadzul Ahwadzi (III/383) yang mengatakan:

الأكثر على أن عاشوراء هو اليوم العاشر من شهر الله المحرم وهو مقتضى الاشتقاق والتسمية

Imam Nawawi dalam Syarah Muslim (VIII/12) mengatakan:

وذهب جمهور العلماء من السلف والخلف إلى أن عاشوراء هو اليوم العاشر من المحرم ... وهذا ظاهر الأحاديث ومقتضى اللفظ

Berpuasa pada tanggal 10 bulan Muharram yang umum disebut dengan puasa 'Asyura (Asyuro) memiliki kesunnahan yang lebih, dibanding hari-hari yang lain, karena disebut secara khusus oleh Rosulullah S.A.W, dalam salah satu hadits yang dikutip di atas.

BACAAN NIAT PUASA MUHARRAM

Niat puasa pada bulan Muharram sama dengan niat puasa sunnah yang lain, dengan perbedaan menyebut nama Muharram, atau Tasu'a dan 'Asyura pada masing-masing puasa tersebut. Lebih jelasnya yaitu:

NIAT PUASA HARI TASU'A (HARI KE-9)

Teks Arab: نويت الصوم في يوم تاسوعاء سنة لله تعالي
Teks latin: Nawaitus Shouma fii yaumi Tasu'a sunnatan lillahi ta'ala.
Artinya: Saya niat puasa pada hari Tasu'a karena Allah Ta'ala.

NIAT PUASA HARI 'ASYURA (HARI KE-10)

Teks Arab: نويت الصوم في يوم عاشوراء سنة لله تعالي
Teks latin: Nawaitus Shouma fii yaumi 'Asyuro sunnatan lillahi ta'ala
Artinya: Saya niat puasa pada hari 'Asyuro karena Allah Ta'ala.

NIAT PUASA BULAN MUHARRAM (SELAIN KEDUA HARI DI ATAS)

Teks Arab: نويت الصوم في شهر محرم سنة لله تعالي
Teks latin: Nawaitus Shouma fii syahri Muharrom sunnatan lillahi ta'ala
Artinya: Saya niat puasa pada bulan Muharrom karena Allah Ta'ala.

WAKTU NIAT PUASA MUHARRAM

Karena puasa pada bulan Muharram adalah puasa sunnah, maka waktu niatnya dapat dilakukan pada malam hari sampai siang hari sebelum tergelincirnya matahari (sebelum waktu Zhuhur).

BEBERAPA HADITS TENTANG ANAK YATIM

- Hadits riwayat Ahmad dengan sanad shohih:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَجُلاً شَكَا إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَسْوَةَ قَلْبِهِ فَقَالَ امْسَحْ رَأْسَ الْيَتِيمِ وَأَطْعِمْ الْمِسْكِي .

Artinya: Diriwayatkan dari Abu Hurairah, bahwa ada seorang laki-laki yang mengadukan kekerasan hatinya kepada Rosulullah S.A.W, maka beliau bersabda: "Usaplah kepala anak yatim dan berilah makan orang miskin."

- Hadits riwayat Ahmad.

مَنْ مَسَحَ رَأْسَ يَتِيمٍ لَمْ يَمْسَحْهُ إِلا لِلَّهِ , كَانَتْ لَهُ بِكُلِّ شَعَرَةٍ مَرَّتْ عَلَيْهَا يَدُهُ حَسَنَاتٍ ، وَمَنْ أَحْسَنَ إِلَى يَتِيمٍ أَوْ يَتِيمَةٍ كُنْتُ أَنَا وَهُوَ كَهَاتَيْنِ " . وَقَرَنَ بَيْنَ إِصْبَعَيْهِ .

Artinya: Siapa yang mengusap kepala anak yatim karena Allah, maka ia akan mendapatkan kebaikan beberapa kali lipat dari setiap rambut anak yatim yang disentuh. Barang siapa yang berbuat baik pada anak yatim atau yatimah (perempuan) maka aku dan dia akan seperti ini (nabi mensejajarkan kedua jarinya).

- Hadits shohih riwayat Bukhori

وَأَنَا وَكَافِلُ الْيَتِيمِ فِي الْجَنَّةِ هَكَذَا وَأَشَارَ بِالسَّبَّابَةِ وَالْوُسْطَى وَفَرَّجَ بَيْنَهُمَا شَيْئًا.

Artinya: Aku dan pemelihara anak yatim, di surga seperti ini. Lalu beliau mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengah, dan merenggangkan diantara keduanya sedikit.
demikia tentang niat puasa asyuro semoga bermanfaat.

Niat Tayamum Arab Dan Latinnya

Niat Tayamum Arab Dan Latinnya- Tayamum ialah merupakan cara bersuci dari hadast baik hadast kecil maupun hadas besar dengan menggunakan tanah. cara bersuci ini merupakan cara bersuci yang harus dilakukan ketika ada beberapa sebab yang membolehkan atau bahkan mewajibkan untuk mengerjakannya.dan tayamum ini kegunaanya hanya bisa untuk satu kali sholat pardu saja.sedangkan untuk sholat sunat seperti sholat duha boleh saja walaupun beberapa kali.

Diantara sebab sebab yang membolehkan tayamum itu ada beberapa hal diantaranya :
1.Tidak adanya air
2.Sebab sakit
3.Ada air, tapi saking butuhnya untuk hewan ternak yang dimuliakan oleh syara.

golongan golongan yang tidak dimuliakan oleh syara jumlahnya ada enam :
1. Orang yang selaalu meninggalkan Sholat
2. Orang yang berzina muhshon (Orang yang sudah menikah tapi melakukan zina)
3. Orang yang murtad
4. Kafir yang memusuhi Islam
5. Anjing bengis
6. Babi




Ayat yang menjelaskan tentang Tayamum :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا إِذَا قُمْتُمْ إِلَى الصَّلَاةِ فَاغْسِلُوا وُجُوهَكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ إِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوا بِرُءُوسِكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ إِلَى الْكَعْبَيْنِ وَإِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوا وَإِنْ كُنْتُمْ مَرْضَى أَوْ عَلَى سَفَرٍ أَوْ جَاءَ أَحَدٌ مِنْكُمْ مِنَ الْغَائِطِ أَوْ لَامَسْتُمُ النِّسَاءَ فَلَمْ تَجِدُوا مَاءً فَتَيَمَّمُوا صَعِيدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوا بِوُجُوهِكُمْ وَأَيْدِيكُمْ مِنْهُ مَا يُرِيدُ اللَّهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِنْ حَرَجٍ وَلَكِنْ يُرِيدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهُ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

Artinya : “Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub maka mandilah, dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, lalu kamu tidak memperoleh air, maka bertayammumlah dengan tanah yang baik (bersih); sapulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu. Allah tidak hendak menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, supaya kamu bersyukur.” (QS. Al Maidah: 6)

Turunnya Ayat Tayamum

Berita dari 'Aisyah, istri Nabi saw, katanya: "Kami pergi bersama Rasulullah dalam suatu perjalanan. Ketika sampai di Baidak, atau Dzatul Jisy, kalungku putus. Rasulullah saw, berhenti mencari kalungku itu dan rombongan pun berhenti pula bersama beliau. Di tempat itu tidak ada air. Beberapa orang pergi kepada Abu Bakar mengatakan, "Tidakkah anda lihat apa yang diperbuat 'Aisyah? Dia memaksa Rasulullah saw dan rombongan berhenti ditempat yang tidak berair, padahal mereka tidak pula membawa air."
Maka datanglah Abu Bakar (ayah 'Aisyah) kepada 'Aisyah. Ketika itu Rasulullah saw sedang tidur dengan kepala beliau terletak di atas paha 'Aisyah
Kata Abu Bakar, "Engkau menahan Rasulullah saw dan rombongan di tempat yang tidak berair padahal mereka tidak mebawa air."
Kata 'Aisyah, "Aku dimarahi oleh ayahku (Abu Bakar), dan berbagailah ucapannya kepadaku, sehingga ditusuknya pinggangku dengan tangannya, tapi untunglah aku tidak bergerak karena Rasulullah saw sedang tidur di pahaku."
Rasulullah saw, bangun tatkala hari telah pagi dan justru air tidak ada. Maka diturunkan Allah ayat tayammum (Kalau kamu tidak memperoleh air, tayammumlah kamu dengan tanah yang bersih, sapulah muka dan tanganmu dengan tanah itu - Al Maidah: 6). Lalu mereka tayammum.
Berkata Usaid binHudair, "Bukankah itu keberkatanmu yang pertama, hai keuarga Abu Bakar?" 1)
Kata 'Aisyah pula, "Setelah itu kusuruh berdiri unta tungganganku, maka kedapatanlah kalungku di bawahnya."









Artinya : Aku bersahaja tayamum untuk dapat bisa melaksanakan sholat fardu karena Alloh.

Mungkin itu saja artikel yang dapat saya tulis tentang bacaan Niat Tayamum, semoga saja ini bermanfaat, dan saya mohon maaf bila ada kekurangan. wassalamua'laikum warohmatullohi Wabarokatuh. 


Bacaan Niat Sholat Tahajud Yang Benar dan Lengkap

Bacaan Niat Sholat Tahajud Yang Benar dan Lengkap- Untuk sebelumnya saya mohon maaf bukannya saya mau menggurui, tapi hanya ingin berbagi dengan pembaca tentang niat sholat tahajud. kenapa harus berniat? sebab niat adalah merupakan rukun pertama dalam melaksanakan sholat.niat merupakan suatu keharusan yang tidak boleh ditinggalkan, sebab niat inilah yang jadi penentu bagi setiap segala tujuan, jikalau salah niat maka tujuanpun akan salah.karena setiap amal itu tergantung pada apa yang diniatkannya.

Hadits : Semua Amal Tergantung Niatnya
 
عَنْ عَلْقَمَةَ بْنَ وَقَّاصٍ اللَّيْثِىَّ يَقُولُ سَمِعْتُ عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ - رضى الله عنه - عَلَى الْمِنْبَرِ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ - صلى الله عليه وسلم - يَقُولُ « إِنَّمَا الأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ ، وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى ، فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلَى دُنْيَا يُصِيبُهَا أَوْ إِلَى امْرَأَةٍ يَنْكِحُهَا فَهِجْرَتُهُ إِلَى مَا هَاجَرَ إِلَيْهِ »

Artinya : "Dari ‘Alqamah bin Waqqash Al-Laitsi bahwa ia berkata, “Aku mendengar Umar bin Khattab RA berkata di atas mimbar, “Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, “Semua amal perbuatan tergantung niatnya dan setiap orang akan mendapatkan sesuai yang ia niatkan. Barangsiapa yang berhijrah karena dunia yang ia cari atau wanita yang ingin ia nikahi, maka hijrahnya untuk apa yang ia tuju”




Adapun bacaan niat sholat tahajud sebagai berikut :



Adapun kapan dan dimana kita harus berniat? Berniat itu cukup hanya dalam hati saja, adapun melafalkannya secara lisan itu hukumnya sunat,dikerjakannya berbarengan dengan mengangkat kedua tangan ketika takbirotul ihrom.adapun tatacara sholat tahajud itu sama seperti sholat pardu saja. Hanya saja sholat tahajud ini dikerjakannya sendirian, dalam waktu sepertiga malam, baik sepertiga awal, tengah maupun akhir. jumlah rakaat dalam sholat tahajud ulama piqih berbeda pendapat, ada yang berpendapat dua rokaat, ada yang 4 rakaat, ada yang 6 rakaat,.bahkan untuk jumlah rakaaat paling banyak ulama berbeda pendapat, aada yang bilang 12 rakaat, ada pula yang bilang tak terhingga.
penting bisa disebut penting, tapi yang penting lagi kita bisa istikomah dalam mengerjakannya. ada pepatah mengatakan jadilah kamu pencari istikomah, jangan kamu mencri karomah, sebab karomah yang sesungguhnya adalah istikomah.

Tapi jangan lupa sob. Tidak cukup hanya mengerjakan sholat saja, tapi ada doa khusus setelah sholat tahajud.

Do'a setelah Sholat Tahajud
 
ﺍَﻟﻠّﻬُﻢَّ ﻟَﻚَ ﺍﻟْﺤَﻤْﺪُ ﺃَﻧْﺖَ ﻧُﻮْﺭُ ﺍﻟﺴَّﻤَﺎﻭَﺍﺕِ ﻭَﺍْﻷَﺭْﺽِ ﻭَﻣَﻦْ ﻓِﻴْﻬِﻦَّ، ﻭَﻟَﻚَ ﺍﻟْﺤَﻤْﺪُ ﺃَﻧْﺖَ ﻗَﻴِّﻢُ ﺍﻟﺴَّﻤَﺎﻭَﺍﺕِ ﻭَﺍْﻷَﺭْﺽِ ﻭَﻣَﻦْ ﻓِﻴْﻬِﻦَّ، ﻭَﻟَﻚَ ﺍﻟْﺤَﻤْﺪُ ﺃَﻧْﺖَ ﺭَﺏُّ ﺍﻟﺴَّﻤَﺎﻭَﺍﺕِ ﻭَﺍْﻷَﺭْﺽِ ﻭَﻣَﻦْ ﻓِﻴْﻬِﻦَّ، ﻭَﻟَﻚَ ﺍﻟْﺤَﻤْﺪُ ﻟَﻚَ ﻣُﻠْﻚُ ﺍﻟﺴَّﻤَﺎﻭَﺍﺕِ ﻭَﺍْﻷَﺭْﺽِ ﻭَﻣَﻦْ ﻓِﻴْﻬِﻦَّ، ﻭَﻟَﻚَ ﺍﻟْﺤَﻤْﺪُ ﺃَﻧْﺖَ ﻣَﻠِﻚُ ﺍﻟﺴَّﻤَﺎﻭَﺍﺕِ ﻭَﺍْﻷَﺭْﺽِ، ﻭَﻟَﻚَ ﺍﻟْﺤَﻤْﺪُ، ﺃَﻧْﺖَ ﺍﻟْﺤَﻖُّ، ﻭَﻭَﻋْﺪُﻙَ ﺍﻟْﺤَﻖُّ، ﻭَﻗَﻮْﻟُﻚَ ﺍﻟْﺤَﻖُّ، ﻭَﻟِﻘَﺎﺅُﻙَ ﺍﻟْﺤَﻖُّ، ﻭَﺍﻟْﺠَﻨَّﺔُ ﺣَﻖٌّ، ﻭَﺍﻟﻨَّﺎﺭُ ﺣَﻖٌّ، ﻭَﺍﻟﻨَّﺒِﻴُّﻮْﻥَ ﺣَﻖٌّ، ﻭَﻣُﺤَﻤَّﺪٌ ﺣَﻖٌّ، ﻭَﺍﻟﺴَّﺎﻋَﺔُ ﺣَﻖٌّ، ﺍَﻟﻠّﻬُﻢَّ ﻟَﻚَ ﺃَﺳْﻠَﻤْﺖُ، ﻭَﻋَﻠَﻴْﻚَ ﺗَﻮَﻛَّﻠْﺖُ، ﻭَﺑِﻚَ ﺁﻣَﻨْﺖُ، ﻭَﺇِﻟَﻴْﻚَ ﺃَﻧَﺒْﺖُ، ﻭَﺑِﻚَ ﺧَﺎﺻَﻤْﺖُ، ﻭَﺇِﻟَﻴْﻚَ ﺣَﺎﻛَﻤْﺖُ. ﻓَﺎﻏْﻔِﺮْ ﻟِﻲْ ﻣَﺎ ﻗَﺪَّﻣْﺖُ ﻭَﻣَﺎ ﺃَﺧَّﺮْﺕُ، ﻭَﻣَﺎ ﺃَﺳْﺮَﺭْﺕُ ﻭَﻣَﺎ ﺃَﻋْﻠَﻨْﺖُ، ﺃَﻧْﺖَ ﺍﻟْﻤُﻘَﺪِّﻡُ ﻭَﺃَﻧْﺖَ ﺍﻟْﻤُﺆَﺧِّﺮُ، ﻻَ ﺇِﻟٰﻪَ ﺇِﻻَّ ﺃَﻧْﺖَ، ﺃَﻧْﺖَ ﺇِﻟٰﻬِﻲْ ﻻَ ﺇِﻟٰﻪَ ﺇِﻻَّ ﺃَﻧْﺖَ

Bacaan Doa Setelah Sholat Tahajud dalam Bahasa Latin :
 
Allahumma lakal hamdu Anta nuurussamaawaati wal ardhi wa man fiihinna.
Walakal hamdu Anta Qoyyimussamaawaati wal ardhi wa man fihinna.
Walakal hamdu Anta robbussamaawaati wal ardhi wa man fiihinna
Walakal hamdu Anta mulkussamaawaati wal ardhi wa man fiihinna
Walakal hamdu Anta mulikussamaawaati wal ardhi
Walakal hamdu, Antal haqqu wa wa'dukal haqqu, wa qoulukal haqqu, wa liqoo ukal haqqu.
Waljannatu haqqun wannaaru haqqun
Wannabiyyuuna haqqun, wa Muhammadun haqqun, wassaa'atu haqqun.
Allahumma laka aslamtu. Wa 'alaika tawakkaltu. Wabika aamantu.
Wa ilaika aanabtu. Wabika Khooshomtu. Wa ilaika haakamtu.
Faghfirliiy maa qoddamtu wa maa akhkhortu. Wa maa asrortu wa maa a' lantu.
Antal muqoddimu wa Antal mu akhkhiru. Laa ilaa ha illaa anta
Anta ilaahii Laa ilaaha illaa Anta

Terjemahan Doa Setelah Sholat Tahajud :


"Ya, Allah! Bagi-Mu segala puji, Engkau cahaya langit dan bumi serta seisinya. Bagi-Mu segala puji, Engkau yang mengurusi langit dan bumi serta seisinya.
Bagi-Mu segala puji, Engkau Tuhan yang menguasai langit dan bumi serta seisinya. Bagi-Mu segala puji dan bagi-Mu kerajaan langit dan bumi serta seisi-nya.
Bagi-Mu segala puji, Engkau benar, janji-Mu benar, firman-Mu benar, bertemu dengan-Mu benar, Surga adalah benar (ada), Neraka adalah benar (ada), (terutusnya) para nabi adalah benar, (terutusnya) Muhammad adalah benar (dari-Mu), peristiwa hari kiamat adalah benar. Ya Allah, kepada-Mu aku pasrah, kepada-Mu aku bertawakal, kepada-Mu aku beriman, kepada-Mu aku kembali (bertaubat), dengan pertolongan-Mu aku berdebat (kepada orang-orang kafir), kepada-Mu (dan dengan ajaran-Mu) aku menjatuhkan hukum. Oleh karena itu, ampunilah dosaku yang telah lalu dan yang akan datang.
Engkaulah yang mendahulukan dan mengakhirkan, tiada Tuhan yang hak disembah kecuali Engkau, Engkau adalah Tuhanku, tidak ada Tuhan yang hak disembah kecuali Engkau".


Mungjin itu saja yang  dapat saya sampaikan tentang Niat Sholat Tahajud, semoga bermanfaat bagi kita semua, dan juga diberikan istiqomah dalam mengerjakannya. Aaminn.

Lihat juga  tata cara sholat tahajud