Doa masuk Rumah

Doa Masuk Rumah-

بِسْمِ اللَّهِ
"Bismillah"
Dengan nama Allah (aku masuk).
HR. Muslim 3/1598 no. 2018 (103).

Berkata Al-Imam An-Nawawiy, "Disukai bagi seseorang apabila masuk ke rumahnya untuk mengucapkan "Bismillaah" dan memperbanyak berdzikir kepada Allah serta mengucapkan salam.
Sama saja, apakah di rumah ada orang ataupun tidak."

Hal ini berdasarkan firman Allah Ta'ala, dalam surah An-Nuur ayat 61:
"Maka apabila kamu memasuki (suatu rumah dari) rumah rumah (ini) hendaklah kamu memberi salam kepada (penghuninya yg berarti memberi salam ) kepada dirimu sendiri, salam yg di tetapkan dr sisi allah yg di beri berkah lagi baik"

Do'a Sebelum Tidur dan Do'a Bangun Tidur

Do'a Sebelum Tidur dan Do'a Bangun Tidur Semoga Terbuka Tiga Ikatan Syaitan.


Sahabat yang dirahmati Allah,

Setelah bekerja seharian, setiap kita pasti perlu kepada tidur. Tidur nyenyak dapat mengembalikan kekuatan seseorang menjadi lebih baik. Namun, sadarkah kita bahwa sebagai Muslim, kita diperintahkan untuk menjadikan tidur sebagai ibadah. Kerana manusia diciptakan untuk beribadah. Bagaimana menjadikan tidur bernilai ibadah? Caranya dengan mengikuti tuntunan adab Islam dalam tidur, di antaranya membaca doa dan zikir semasa hendak tidur dan ketika bangun. Berikut ini di tuliskan do'a dan zikir menjelang tidur dan ketika bangun.



1. Do'a sebelum tidur



بِاسْمِكَ اللَّهُمَّ أَحْيَا وَبِاسْمِكَ أَمُوتُ



Bismikallaahuma Ahyaa wa Bismika Amuutu



Maksudnya: "Dengan menyebut nama-Mu, Ya Allah, aku hidup dan dengan menyebut Nama-Mu aku mati."

(Hadis Riwayat Muslim)



2. Do'a ketika bangun tidur :



الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُورُ



Alhamdulillaahil Ladzii Ahyaanaa Ba’da Maa Amaatanaa Wailaihin Nusyuur



Maksudnya : "Segala puji bagi Allah yang menghidupkan kami kembali setelah mematikan kami dan kepada-Nya (kami) akan dibangkitkan."



Kedua-dua do'a tersebut di ambil daripada hadis sahih riwayat Muslim, dari Bara' katanya :



أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا أَخَذَ مَضْجَعَهُ قَالَ اللَّهُمَّ بِاسْمِكَ أَحْيَا وَبِاسْمِكَ أَمُوتُ وَإِذَا اسْتَيْقَظَ قَالَ الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُورُ



"Bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, apabila mulai berbaring di tempat tidurnya membaca: "Allaahumma Bismika Ahyaa waamuutu" (Ya Allah, dengan Nama-Mu, aku hidup dan dengan nama-Mu aku mati). Dan apabila bangun, beliau membaca: "Alhamdulillaahil Ladzii Ahyaanaa Ba’da Maa Amaatanaa Wailaihin Nusyuur" (Segala puji bagi Allah yang menghidupkan kami kembali setelah mematikan kami dan kepada-Nya (kami) akan dibangkitkan)." (Hadis Riwayat Muslim)



Sahabat yang dimuliakan,

Tidur dalam do'a di atas disebut kematian, kerana tidur adalah saudara kandung dari kematian. Seperti firman Allah s.w.t.:



وَهُوَ الَّذِي يَتَوَفَّاكُمْ بِاللَّيْلِ وَيَعْلَمُ مَا جَرَحْتُمْ بِالنَّهَارِ ثُمَّ يَبْعَثُكُمْ فِيهِ لِيُقْضَى أَجَلٌ مُسَمًّى ثُمَّ إِلَيْهِ مَرْجِعُكُمْ ثُمَّ يُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ



Maksudnya : "Dan Dialah yang menidurkan kamu di malam hari dan Dia mengetahui apa yang kamu kerjakan pada siang hari, kemudian Dia membangunkan kamu pada siang hari untuk disempurnakan umur (mu) yang telah ditentukan, kemudian kepada Allah-lah kamu kembali, lalu Dia memberitahukan kepadamu apa yang dahulu kamu kerjakan."

(Surah Al-An'am ayat 60)



Ibnu Katsir rahimahullah dalam tafsirnya menyatakan, "Allah Ta'ala mengabarkan bahwa Dia mematikan hamba-hamba-Nya dalam tidur mereka di waktu malam.



Firman Allah s.w.t. :



اللَّهُ يَتَوَفَّى الأنْفُسَ حِينَ مَوْتِهَا وَالَّتِي لَمْ تَمُتْ فِي مَنَامِهَا فَيُمْسِكُ الَّتِي قَضَى عَلَيْهَا الْمَوْتَ وَيُرْسِلُ الأخْرَى إِلَى أَجَلٍ مُسَمًّى



Maksudnya : "Allah memegang jiwa (orang) ketika matinya dan (memegang) jiwa (orang) yang belum mati di waktu tidurnya; maka Dia tahanlah jiwa (orang) yang telah Dia tetapkan kematiannya dan Dia melepaskan jiwa yang lain sampai waktu yang ditentukan."

(Surah Al Zumar ayat 42)



Sahabat yang dimuliakan,

Dalam do'a-do'a di atas, Nabi s.a.w. mengingatkan adanya hari kebangkitan setelah kematian sebagaimana manusia bangun dari tidurnya. Kerana, hikmah do'a ketika hendak tidur adalah agar penutup amal berupa zikir kepada Allah dan hikmah do'a bangun tidur adalah agar amal pertama kali adalah mengingat tauhid dan ucapan yang baik.



Semasa kita tidur sebenarnya syaitan telah membuat tiga ikatan. Sebagaimana hadis dari Abu Hurairah r.a katanya;” Rasulullah sallallahu ‘alaihi wasallam bersabda maksudnya : “Syaitan itu memberikan ikatan pada hujung kepala seseorang di antara engkau semua sebanyak tiga ikatan, jikalau ia tidur. Ia membuat ketentuan pada setiap ikatan itu dengan kata-kata yang berbunyi: “Engkau memperoleh malam panjang, maka tidurlah terus!” Jikalau orang itu bangun lalu berzikir kepada Allah ta’ala maka terurailah sebuah ikatan dari dirinya, selanjutnya jikalau dia terus berwudhu’, lalu terurai pulalah ikatan satunya lagi dan seterusnya, jikalau ia bersolat, maka terurailah ikatan seluruhnya, sehingga berpagi-pagi ia telah menjadi bersemangat serta berhati gembira. Tetapi jikalau tidak sebagaimana yang tersebut di atas, maka ia berpagi-pagi menjadi orang yang berhati buruk serta pemalas.”

(Hadis Riwayat Muttafaqun ‘alaih).



1. Untuk membuka ikatan pertama adalah membaca zikir ( do'a bangun tidur ) iaitu :



الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُورُ



"Alhamdulillaahil Ladzii Ahyaanaa Ba’da Maa Amaatanaa Wailaihin Nusyuur"



Maksudnya : "Segala puji bagi Allah yang menghidupkan kami kembali setelah mematikan kami dan kepada-Nya (kami) akan dibangkitkan."



Kemudain diikuti pula dengan do'a dibawah :



Maksudnya: "Tiada Tuhan yang berhak disembah melainkan Allah yang Esa, tiada sekutu bagiNya, bagiNya kekuasaan dan bagiNya pujian dan Dia berkuasa atas setiap sesuatu . Maha Suci Allah, Segala puji bagi Allah dan tiada Tuhan yang berhak disembah melainkan Allah, Allah Maha Besar, tiada daya dan upaya melainkan degan keizinan Allah. Ya Allah ampunilah daku."



2. Untuk membuka ikatan kedua apabila kita mengambil wudhu' untuk solat.



3. Untuk membuka ikatan ketiga dengan kita mengerjakan solat.



Jika kita bangun daripada tidur sebelum masuk subuh kerjakanlah solat tahajjud dua rekaat dirumah dan bersiap-siaplah ke masjid atau surau untuk solat subuh berjemaah. Kerana pahala solat subuh berjemaah lebih baik 27 kali lebih baik daripada solat dirumah. Pahala solat subuh berjemaah juga seolah-olah kita beribadah sepanjang malam.



Seandainya ketiga-tiga ikatan syaitan ini dapat dibuka dan hilang maka kita akan menjadi bersemangat, ceria dan bergembira. Oleh itu perlulah kita amalkan do'a-do'a semasa hendak tidur dan ketika bangun tidur seperti yang diajarkan oleh Nabi s.a.w kepada kita semua.

Ada baiknya jikalau anda Shalat Istikharah dulu, atau mungkin setelah bangun ingin melaksanakan Shalat hajat atau  Tahajud.

Bacaan Sholat Duha Berikut Do'anya

Bacaan Sholat Duha Berikut Do'anya- Shalat Dhuha yaitu shalat sunah yang dikerjakan setelah terbit matahari sampai menjelang masuk waktu zhuhur. utamanya dilakukan pada pagi hari disaat matahari sedang naik ( kira-kira jam 07.00 ). Shalat Dhuha lebih dikenal dengan shalat sunah untuk memohon rizki dari Allah, berdasarkan hadits Nabi : ” Allah berfirman : “Wahai anak Adam, jangan sekali-kali engkau malas mengerjakan empat rakaat pada waktu permulaan siang ( Shalat Dhuha ) niscaya pasti akan Aku cukupkan kebutuhanmu pada akhir harinya “ (HR.Hakim dan Thabrani).



Hadits Rasulullah SAW terkait Shalat Dhuha

Barang siapa shalat Dhuha 12 rakaat, Allah akan membuatkan untuknya istana disurga” (H.R. Tirmiji dan Abu Majah)
“Siapapun yang melaksanakan shalat dhuha dengan istikomah, akan diampuni dosanya oleh Allah, sekalipun dosa itu sebanyak buih di lautan.” (H.R Tirmidzi)
“Dari Ummu Hani bahwa Rasulullah SAW shalat dhuha 8 rakaat dan bersalam tiap dua rakaat.” (HR Abu Daud)
“Dari Zaid bin Arqam ra. Berkata,”Nabi SAW keluar ke penduduk Quba dan mereka sedang shalat dhuha‘. Beliau bersabda,?Shalat awwabin (duha‘) berakhir hingga panas menyengat (tengah hari).” (HR Ahmad Muslim dan Tirmidzi)
“Rasulullah bersabda di dalam Hadits Qudsi, Allah SWT berfirman, “Wahai anak Adam, jangan sekali-kali engkau malas mengerjakan empat rakaat shalat dhuha, karena dengan shalat tersebut, Aku cukupkan kebutuhanmu pada sore harinya.” (HR Hakim & Thabrani)
“Barangsiapa yang masih berdiam diri di masjid atau tempat shalatnya setelah shalat shubuh karena melakukan i’tikaf, berzikir, dan melakukan dua rakaat shalat dhuha disertai tidak berkata sesuatu kecuali kebaikan, maka dosa-dosanya akan diampuni meskipun banyaknya melebihi buih di lautan.” (HR Abu Daud)


Manfaat dan Makna Shalat Dhuha

Ada yang mengatakan bahwa shalat dhuha juga disebut shalat awwabin. Akan tetapi ada juga yang mengatakan bahwa keduanya berbeda karena shalat awwabin waktunya adalah antara maghrib dan isya.

Waktu shalat dhuha dimulai dari matahari yang mulai terangkat naik kira-kira sepenggelah dan berakhir hingga sedikit menjelang masuknya waktu zhuhur meskipun disunnahkan agar dilakukan ketika matahari agak tinggi dan panas agak terik. Adapun diantara keutamaan atau manfaat shalat dhuha ini adalah apa yang diriwayatkan oleh Muslim, Abu Daud dan Ahmad dari Abu Dzar bahwa Rasulullah saw bersabda,”Hendaklah masing-masing kamu bersedekah untuk setiap ruas tulang badanmu pada setiap pagi. Sebab setiap kali bacaan tasbih adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, menyuruh orang lain agar melakukan amal kebaikan adalah sedekah, melarang orang lain agar tidak melakukan keburukan adalah sedekah. Dan sebagai ganti dari semua itu maka cukuplah mengerjakan dua rakaat shalat dhuha.”

Juga apa yang diriwayatkan oleh Ahmad dan Abu Daud dari Buraidah bahwa Rasulullah saw bersabda,”Dalam tubuh manusia itu ada 360 ruas tulang. Ia harus dikeluarkan sedekahnya untuk tiap ruas tulang tersebut.” Para sahabat bertanya,”Siapakah yang mampu melaksanakan seperti itu, wahai Rasulullah saw?” Beliau saw menjawab,”Dahak yang ada di masjid, lalu pendam ke tanah dan membuang sesuatu gangguan dari tengah jalan, maka itu berarti sebuah sedekah. Akan tetapi jika tidak mampu melakukan itu semua, cukuplah engkau mengerjakan dua rakaat shalat dhuha.”

Didalam riwayat lain oleh Bukhori dan Muslim dari Abu Hurairoh berkata,”Nabi saw kekasihku telah memberikan tiga wasiat kepadaku, yaitu berpuasa tiga hari dalam setiap bulan, mengerjakan dua rakaat dhuha dan mengerjakan shalat witir terlebih dahulu sebelum tidur.”

Jumhur ulama mengatakan bahwa shalat dhuha adalah sunnah bahkan para ulama Maliki dan Syafi’i menyatakan bahwa ia adalah sunnah muakkadah berdasarkan hadits-hadits diatas. Dan dibolehkan bagi seseorang untuk tidak mengerjakannya.

Cara melaksanakan Shalat Dhuha :

Shalat Dhuha minimal dua rakaat dan maksimal duabelas rakaat, dilakukan secara Munfarid (tidak berjamaah), caranya sebagai berikut :

Niat shalat dhuha didalam hati berbarengan dengan Takbiratul ihram :

“Ushalli Sunnatadh-dhuhaa rak’ataini lillaahi ta’aalaa.”

Artinya :

“Aku niat shalat sunat dhuha dua rakaat, karena Allah ta’ala

Membaca doa Iftitah
Membaca surat al Fatihah
Membaca satu surat didalam Alquran. Afdholnya rakaat pertama membaca surat Asy-Syam dan rakaat kedua surat Al Lail
Ruku’ dan membaca tasbih tiga kali
I’tidal dan membaca bacaannya
Sujud pertama dan membaca tasbih tiga kali
Duduk diantara dua sujud dan membaca bacaanya
Sujud kedua dan membaca tasbih tiga kali
Setelah rakaat pertama selesai, lakukan rakaat kedua sebagaimana cara diatas, kemudian Tasyahhud akhir setelah selesai maka membaca salam dua kali. Rakaat-rakaat selanjutnya dilakukan sama seperti contoh diatas.


Bacaan Doa Sholat Dhuha Lengkap Bahasa Arab – Bahasa Indonesia dan Artinya

اَللهُمَّ اِنَّ الضُّحَآءَ ضُحَاءُكَ، وَالْبَهَاءَ بَهَاءُكَ، وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ، وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ، وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ، وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ. اَللهُمَّ اِنْ كَانَ رِزْقَى فِى السَّمَآءِ فَأَنْزِلْهُ وَاِنْ كَانَ فِى اْلاَرْضِ فَأَخْرِجْهُ وَاِنْ كَانَ مُعَسَّرًا فَيَسِّرْهُ وَاِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَاِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَاءِكَ وَبَهَاءِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آتِنِىْ مَآاَتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ

ALLAHUMMA INNADH DHUHA-A DHUHA-UKA, WAL BAHAA-A BAHAA-UKA, WAL JAMAALA JAMAALUKA, WAL QUWWATA QUWWATUKA, WAL QUDRATA QUDRATUKA, WAL ISHMATA ISHMATUKA. ALLAHUMA INKAANA RIZQI FIS SAMMA-I FA ANZILHU, WA INKAANA FIL ARDHI FA-AKHRIJHU, WA INKAANA MU’ASARAN FAYASSIRHU, WAINKAANA HARAAMAN FATHAHHIRHU, WA INKAANA BA’IDAN FA QARIBHU, BIHAQQIDUHAA-IKA WA BAHAAIKA, WA JAMAALIKA WA QUWWATIKA WA QUDRATIKA, AATINI MAA ATAITA ‘IBADIKASH SHALIHIN.


Artinya: “Ya Alloh, sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu dhuha-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, penjagaan adalah penjagaan-Mu, Ya Alloh, apabila rezekiku berada di atas langit maka turunkanlah, apabila berada di dalam bumi maka keluarkanlah, apabila sukar mudahkanlah, apabila haram sucikanlah, apabila jauh dekatkanlah dengan kebenaran dhuha-Mu, kekuasaan-Mu (Wahai Tuhanku), datangkanlah padaku apa yang Engkau datangkan kepada hamba-hambaMu yang soleh”.

Mungkin itu saja yang dapat saya tuliskan tentang Bacaan Sholat Duha Berikut Do'anya semoga bermanfaat juga menjadikan tambahan ilmu, bagi saya,pembaca dan kaum muslimin di Dunia.

Baca juga : Tata Cara Sholat Tahajud

Do'a Sholat Tahajud dan Terjemahan

Do'a Sholat Tahajud dan Terjemahan Sebelum kita membahas do'a sholat tahajud alangkah lebih tepat sekali jika kita mempelajari solat tahajud itu apa dan bagaimana?.Sholat Tahajud adalah sholat malam yang dilaksanakan setelah kita bangun dari tidur, lebih utamanya dikerjakan sendirian diwaktu sepertiga malam.Sholat sunat ini sangat dianjurkan dan juga sebagai ibadah tambahan. malah bagi baginda nabi sendiri sholat ini merupakan kewajiban yang selalu dilaksanakan setiap malam.

Do'a Sholat Tahajud dan Terjemahan

baiklah setelah kita tau tentang sholat ini, mungkin pertanyaan anda bagaimana tata cara sholat tahajud itu? baiklah mari kita baca selengkapnya.Pertama tama dan yang lebih utama dan juga merupakan syarat mutlak, tentunya kita harus bersuci dulu,sebab sholat apapun tidaklah sah jikalau tanpa bersuci. lalu hamparkan sajadah langganan kamu dan kamu tegak berdiri sambil menghadap arah Qiblat lalu bacalah do'a-do'a andalan kamu sebelum sholat biar anda terhindar dari berbagai gangguan, terutama gangguan Jin dan Jun eeeeh maksud saya gangguan Syetan yang terkutuk. Adapun bacaan niatnya sebagai berikut :

Do'a Sholat Tahajud dan Terjemahan

Do'a setelah sholat tahajud
Setelah kita selesai mengerjakan sholat, jangan beranjak dulu! tapi ada do'a yang harus kita amalkan biar kehidupan kita semakin membaik. Inilah do'a yang mashur dan paling populer di para ahli tahajud

Do'a Sholat Tahajud dan Terjemahan

Mungkin itu dulu yang dapat saya sampaikan tentang Do'a Sholat tahajud dan terjemahan semoga bermanfaat bagi kita semua dan semoga kita semua bisa selalu istikomah dalam menjalankannya, dan juga kita semua mendapatkan ketenangan hidup,kebahagiaan di dunia dan di akhirat. Aamiin.